السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله رب العالمين, الصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين
سيدنا ومولانا محمد واله وصحبه وبارك وسلم اجمعين. اما بعد
رب اشرح لى صدرى ويسر لى امرى واحلل عقدة من لسانى يقفهوا قولى ولا
حول ولا قوة الا بالله العلي العظيم.
Segala puji
bagi Allah yang mana bersifat ar-rahim, yang maha pengasih tak pilih-pilih
kasih, yang bersifat ar-rahman, maha penyayang tak pandang sayang, yang maha
menciptakan langit dan bumi yang tak bertiang yang menciptakan gunung tak
goyang-goyang dan menumbuhkan rasa di dalam hati para insan rasa kekeluargaan
dan kasih sayang.
sholawat
serta salam tak lupa tercurahkan kepada seorang pemuda yang adil amat
bijaksana, tak pernah sedih apalagi gegana, beliau adalah baginda kita Muhammad
saw.
قال الله تعالى فى القرأن الكريم وهو
اصدق القائلين
اعوذ بالله من الشيطان الرجيم. بسم
الله الرحمن الرحيم. @ä. <§øÿtR èps)ͬ!#s ÏNöqyJø9$# 3 Nä.qè=ö7tRur Îh¤³9$$Î/ Îösø:$#ur ZpuZ÷FÏù ( $uZøs9Î)ur tbqãèy_öè? ÇÌÎÈ
yang
artinya: tiap-tiap yang berjiwa akan
merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai
cobaan (yang sebenar-benarnya). dan hanya kepada kamilah kamu dikembalikan.
Dari ayat di
atas dapat saya beri judul ini ceramah saya hari ini “KEMATIAN DAN PEMBALASAN
ADALAH PASTI”
Para hadirin
dan hadirat
Alhamdulillah
sekarang kita semua yang berhadir di sini insya Allah masih dalam keadaan
hidup, tapi kita tak tau apakah kita masih bisa bertegur sapa lagi? dan apakah
kita masih bisa melihat orang cantik seperti saya, dan tampan-tampan seperti
bapak juri? tentu kita tidak tau kapankah kematian itu menjemput kita, hanya
Allah lah yang tau lagi maha mengetahui. Di saat kematian telah menjemput kita,
kita tidak tau di manakah bumi akan mengandung jasad kita, berada di manakah kita,
dan kita harus meninggalkan semua yang pernah kita miliki di dunia, dan yang
kita jumpai di dunia.
Semasa kita
hidup kita bisa tidur dikasur yang lembut lagi empuk, bisa makan makanan yang
enak lagi lezat, dan bisa berada di tempat yang layak didiami. tapi semua itu
tidak bisa kita nikmati lagi di saat kematian telah menjemput kita. nantinya
kita hanya dibaringkan di atas tanah yang becek, memakai baju yang lecek lagi
mudah sobek, berada di dalam kubur
sendirian tanpa teman, tanpa harta apalagi jabatan, tanpa minum dan
makan, bahkan anak suami, istri, apalagi kekasih pasti turut meninggalkan dan
mereka tak bisa berbuat apa-apa karena tak ada yang bisa menghalangi kedatangan
kematian bagi siapa saja. walaupun kita berkurung diri di dalam bangunan yang bertingkat-tingkat,
dipagari tembaga besi lagi tinggi, tak sedikitpun bisa menghalangi proses
kedatangan kematian.
para hadirin
dan hadirat
Di saat
kematian telah menjemput kita barulah kita sadar bahwa Allah telah menampakkan
janji-janjinya kepada kita bahwasanya tiap-tiap yang berjiwa pasti akan
merasakan kematian dan diuji dengan kebaikan dan keburukan untuk dipertanggung
jawabkan apa yang telah kita perbuat di dunia, nantinya pada saatnya
tiba kita akan diberikan ganjaran sesuai dengan apa-apa yang kita
perbuat di dunia.
Apabila kita
telah menanam dan mempersiapkan amal-amal yang baik, maka kita akan menuai
hasil yang memuaskan. apabila kita menuai dengan benih-benih kejahatan dan
tidak baik, niscaya kita kan menuai dengan hasil yang penuh kesengsaraan.
Para
hadirin, hadirat dan para juri Rahimakumullah.
Sungguh
kematian dan dipertanggung jawabkannya apa yang telah kita perbuat pasti
terjadi, yaitu fakta bukan sekedar opini, cepat atau lambat tiap-tiap yang
memiliki jiwa pasti akan merasakan kematian.
para hadirin
hadirat rahimakumullah, semoga kita yang berada di sini, keluarga, dan
kerabat-kerabat kita termasuk orang-orang yang beruntung, yang nantinya akan
menuai hasil yang memuaskan di saat kita telah dijemput oleh kematian. marilah kita
sama-sama membaca istigfar, semoga degnan membacanya dapat diampuni dosa-dosa
kita semua امين
استغفر الله رب البرايا استغفر الله من
الخطايا
Mungkin
hanya ini yang dapat saya sampaikan. jikalau terdapat kesalahan itu memang
murni dari diri saya sendiri, dan yang benar itu hanyalah titipan dari sang
ilahi Rabbi, salah khilaf mohon dimaafkan semoga kita dapat berjumpa kembali,
dan masih berada di dalam naungan Rahmat ilahi.
اهدنا الصراط المستقيم
ثم السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
