web widgets

HOME

Senin, 01 April 2013

SAMPAINYA AMALAN ORANG HIDUP KEPADA YANG MATI




SAMPAINYA  AMALAN ORANG HIDUP KEPADA YANG MATI
            قال تعالى : والذين جاءو من بعدهم يقولون  ربنا اغفرلنا ولإخواننا الذين سبقونا بالإيمان ولا تجعل في قلوبنا غلا للذين أمنوا ربنا إنك رؤف الرحيم
Artinya :Dan orang- orang dahulu yang datang sesudahnya mereka berkata:wahai tuhan kami ampunilah dosa-dosa kami dan orang-orang yang mendahului kami dengan keimanan dan jangan jadikan hati kami rasa dengki terhadap orang- orang yang beriman wahai tuhan kami sesungguhnya engkau maha menaruh kasih sayang.
عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: إن الله عز وجل ليرفع الدرجة للعبد الصالح في الجنة ،فيقول: يارب إن لي هذه؟ فيقول: بإستغفار ولدك لك. رواه أحمد
Artinya :Dari abu hurairah ra berkata bahwa rasulullah saw bersabda: sesungguhnya Allah swt menaikkan derajat hambanya yang soleh didalam surga , maka ia  berkata kepada Allah swt: wahai tuhanku  apakah ini untukku?(seakan-akan dia tidak beramal dengan amalan yang bias meninggikan derajatnya dalam surga) maka dijawab oleh Allah swt: itu disebabkan doa, dari anakmu untuk kamu.
عن عبد الله بن عباس رضي الله عنهما قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ماالميت في القبر إلا كالغريق المتغوث ينتظر دعوة تلحقه من أب أو أم أو أخ أو صديق فإذا لحقته كان أحب إليه من الدنيا وما فيها وإن الله تعالى ليدخل على أهل القبور من دعاء أهل الأرض أمثال الجبال وإن هدية الأحياء إلى الأموات الإستغفار لهم. رواه البيهقي
Artinya: Dari Abdullah bin Abbas ra berkata bahwa rasulullah saw bersabda:tiada bagi seorang mait didalam kubur itu kecuali seperti orang yang tenggelam yang meminta pertolongan, dia menunggu kedatangan doa, bapaknya atau ibunya atau saudaranya  atau kawan- kawannya maka apabila datang doa,- doa, mereka itu lebih dia cintai daripada dunia serta  isinya, dan sungguh Allah swt masukkan doa, -doa,  penduduk bumi  itu kedalam kubur mereka itu seperti gunung , dan hadiah orang hidup kepada orang yang mati itu adalah doa, pengampunan pada mereka.   
عن أبي هريرة رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: إن مما يلحق المؤمن من عمله وحسناته بعد موته علما علمه ونشره وولدا صالحا تركه ، أو مصحفا ورثه ، أو مسجدا بناه أو بيتا لإبن السبيل بناه ، أو نهرا أجره ، أو صدقة أخرجها من ماله في صحته وحياته تلحقه بعد موته. رواه ابن ماجه
Artinya :Dari abu hurairah ra berkata bahwa rasulullah saw bersabda:sesungguhnya amalan dan kebaikan seorang mukmin yang akan menemuinya sesudah matinya  yaitu:1) ilmu yang dia ajarkan dan dia sebarkan (2)meninggalkan anak yang soleh ,(3)Al qur,an yang dia wariskan untuk dibaca(4)mesjid yang dia bangun(5)rumah untuk orang yang musafir(6)sungai yag dia kalirkan(7) sodakah yang dia keluarkan ketika sehat dan hidupnya maka semuanya itu akan menjumpainya sesudah matinya. 
 عن أنس رضي الله عنه قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: مامن أهل ميت يموت منهم ميت فتصدقون عنه بعد موته إلا أهداها له جبريل على طبق من نور ثم يقف على شفير القبر فيقول:ياصاحب القبر العميق هذه هدية أهداها إليك أهلك فاقبلها فتدخل عليه فيفرح بها ويستبشر ويحزن جيرانه الذي لايهدى إليهم شيئ.
Dari saidina Anas ra berkata bahwa dia mendengar rasulullah saw bersabda:tiada dari keluarga si mait yang bersodakah mereka kepadanya sesudah matinya keculi akan menghadiahkan oleh malaikat  jibril As berupa satu talam dari cahaya kemudian berhenti disisi kuburnya dan berkata: wahai penghuni kubur yang dalam, ini adalah hadiah yang dikirimkan oleh keluarga engkau maka terimalah ini , maka senanglah dia dan sedihlah jirannya yang tidak mendapatkan hadiah  apa-apa. 
Ayat Al qur,an dan hadist- hadist diatas sangatlah cukup untuk menjadi dalil pegangan kita untuk perisai dari serangan musuh yang tidak senang dan sependapat  dan selalu mencari –cari kekurangan amalan-amalan yang sudah menjadi tradisi yang diwariskan oleh ulama-ulama kita dahulu seperti acara yang diselanggarakan oleh ahli mait dari 3 hari setelah meninggalnya sampai haulnya
Dalam setiap acara itu pasti terkandung bacaan-bacaan seperti Al qur,an atau tahlilan atau solawat  kemudian diakhiri dengan doa, untuk  meminta ampunan atas  mait yang sudah dialam kubur , dimana kira-kira yang tidak baiknya dalam acara itu ? sedangkan kita disuruh oleh Allah swt  untuk  mendoakan kebaikan sesama muslim yang masih hidup atau yang sudah meninggal seperti firman Allah dalam Al qur,an:
: والذين جاءو من بعدهم يقولون  ربنا اغفرلنا ولإخواننا الذين سبقونا بالإيمان ولا تجعل في قلوبنا غلا للذين أمنوا ربنا إنك رؤف الرحيم.
Artinya :Dan orang- orang dahulu yang datang sesudahnya mereka berkata:wahai tuhan kami ampunilah dosa-dosa kami dan orang-orang yang mendahului kami dengan keimanan dan jangan jadikan hati kami rasa dengki terhadap orang- orang yang beriman wahai tuhan kami sesungguhnya engkau maha menaruh kasih sayang.
            Al imam al hafiz syamsuddin al hambali mengatakan bahwa  Al imam syekh izzuddin bin abdussalam pernah berfatwa bahwa amalan orang yang masih hidup tidak akan sampai pahalanya kepada orang yang sudah mati  kemudian setelah beliau meninggal dunia murid- muridnya banyak melihatnya dalam mimpi dan bertanya: wahai tuan syekh bagaimana keeadaan mu sekarang  setelah engkau berfatwa tentang tidak sampai amalan orang yang hidup kepada yang sudah mati ? beliau menjawab: itu adalah fatwaku waktu dalam dunia sekarang aku rujuk  kembali pendapatku itu setelah aku mendapat  karunia  daari Allah swt dan pahala orang yang hidup itu memang sampai kepadaku.
            Al imam Ahmad bin hambal berkata: Apabila kamu masuk jiarah kubur  maka bacalah surah fatihah dan al falak dan annas dan al ikhlas dan jadikan pahalanya kepada ahli kubur kerena itu pasti sampai pahalanya.
وقد ذكر عن جماعة من السلف أنهم أوصوا أن يقرأ عند قبورهم وقت الدفن وقال الشيخ عبد الحق يروى أن عبد الله بن عمر أمر أن يقرأ عند قبره سورة البقرة
Dan sungguh disebutkan dari jamaah  ulama salafu ssoleh bahwa mereka mewasiatkan untuk dibacakan surah Al baqarah disisi kubur mereka ketika dimakamkan.
Dan berkata syekh  Abdul haq :diriwayatkan bahwa saidina Abdullah bin Umar menyuruh  untuk dibacakan surah Al baqarah  disisi kuburnya.
              Didalam kitab Daqa ikul akhbar  disebutkan bahwa saidina Abi Qilabah ra pernah bermimpi seakan-akan  kuburan terbongkar dan mayat–mayatnya keluar dan duduk disisi kubur masing- masing, beliau melihat bahwa dihadapan  mayit-mayit itu ada talam yang berisi nur (cahaya) dan terlihat  ada seorang  laki-laki yang tidak ada nur dihadapannya, dan beliau dekati orang itu sambil bertanya: kenapa aku tidak melihat ada nur dihadapanmu seperti jiranmu? Maka laki- laki itu menjawab: mereka itu ada anak yang soleh dan keluarga  atau kawan yang mengirimkan hadiah  sodakah kepada mereka sedangkan aku juga ada mempunyai seorang anak tapi dia tidak mendoakan aku  dan tidak bersodakah untuk aku oleh karena itu tidak ada nur dihadapanku dan aku malu dengan jiranku.
Manakala beliau terbangun dari tidurnya langsung beliau cari anak yang tidak mendoakan orang tua tadi dan beliau sampaikan apa yang beliau lihat didalam mimpinya , maka anak itu menangis dan menyesal atas perbuatannya  serta banyak berbuat taat kepada Allah swt dan banyak bersodakah untuk orang tuanya. kemudian setelah beberapa masa  saidina abu qilabah bermimpi lagi seperti semula dan beliau melihat semua mait itu  ada nur tetapi  yang paling terang diantara  mereka adalah nurnya laki-laki tadi dan dia berterima kasih kepada abi qilabah.
            Didalam kitab Arroh disebutkan  bahwa oraang yang meninggal itu mengetahui dan melihat semua perbuatan keluarganya yang masih hidup maka apabila mereka melihat yang amal baik dari keluarganya mereka sangat senang dan gembira tetapi kalau melihat yang sebaliknnya mereka sedih dan berdoa’: ya Allah kembalikan perbuatannya kepadanya.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar