SAMPAINYA AMALAN ORANG HIDUP KEPADA YANG MATI
قال
تعالى : والذين جاءو من بعدهم يقولون ربنا
اغفرلنا ولإخواننا الذين سبقونا بالإيمان ولا تجعل في قلوبنا غلا للذين أمنوا ربنا
إنك رؤف الرحيم
Artinya :Dan orang- orang dahulu yang datang
sesudahnya mereka berkata:wahai tuhan kami ampunilah dosa-dosa kami dan
orang-orang yang mendahului kami dengan keimanan dan jangan jadikan hati kami
rasa dengki terhadap orang- orang yang beriman wahai tuhan kami sesungguhnya
engkau maha menaruh kasih sayang.
عن أبي هريرة
رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: إن الله عز وجل ليرفع الدرجة
للعبد الصالح في الجنة ،فيقول: يارب إن لي هذه؟ فيقول: بإستغفار ولدك لك. رواه
أحمد
Artinya :Dari abu hurairah ra berkata bahwa
rasulullah saw bersabda: sesungguhnya Allah swt menaikkan derajat hambanya yang
soleh didalam surga , maka ia berkata
kepada Allah swt: wahai tuhanku apakah
ini untukku?(seakan-akan dia tidak beramal dengan amalan yang bias meninggikan
derajatnya dalam surga) maka dijawab oleh Allah swt: itu disebabkan doa, dari
anakmu untuk kamu.
عن عبد الله بن عباس رضي الله عنهما
قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ماالميت في القبر إلا كالغريق المتغوث
ينتظر دعوة تلحقه من أب أو أم أو أخ أو صديق فإذا لحقته كان أحب إليه من الدنيا
وما فيها وإن الله تعالى ليدخل على أهل القبور من دعاء أهل الأرض أمثال الجبال وإن
هدية الأحياء إلى الأموات الإستغفار لهم. رواه البيهقي
Artinya: Dari Abdullah bin Abbas ra berkata bahwa
rasulullah saw bersabda:tiada bagi seorang mait didalam kubur itu kecuali
seperti orang yang tenggelam yang meminta pertolongan, dia menunggu kedatangan
doa, bapaknya atau ibunya atau saudaranya
atau kawan- kawannya maka apabila datang doa,- doa, mereka itu lebih dia
cintai daripada dunia serta isinya, dan
sungguh Allah swt masukkan doa, -doa,
penduduk bumi itu kedalam kubur
mereka itu seperti gunung , dan hadiah orang hidup kepada orang yang mati itu
adalah doa, pengampunan pada mereka.
عن أبي هريرة رضي الله عنه قال قال
رسول الله صلى الله عليه وسلم: إن مما يلحق المؤمن من عمله وحسناته بعد موته علما
علمه ونشره وولدا صالحا تركه ، أو مصحفا ورثه ، أو مسجدا بناه أو بيتا لإبن السبيل بناه ، أو نهرا أجره ، أو
صدقة أخرجها من ماله في صحته وحياته تلحقه بعد موته. رواه ابن ماجه
Artinya :Dari abu hurairah ra berkata bahwa rasulullah
saw bersabda:sesungguhnya amalan dan kebaikan seorang mukmin yang akan
menemuinya sesudah matinya yaitu:1) ilmu
yang dia ajarkan dan dia sebarkan (2)meninggalkan anak yang soleh ,(3)Al qur,an
yang dia wariskan untuk dibaca(4)mesjid yang dia bangun(5)rumah untuk orang
yang musafir(6)sungai yag dia kalirkan(7) sodakah yang dia keluarkan ketika
sehat dan hidupnya maka semuanya itu akan menjumpainya sesudah matinya.
عن أنس رضي الله عنه قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم
يقول: مامن أهل ميت يموت منهم ميت فتصدقون عنه بعد موته إلا أهداها له جبريل على
طبق من نور ثم يقف على شفير القبر فيقول:ياصاحب القبر العميق هذه هدية أهداها إليك
أهلك فاقبلها فتدخل عليه فيفرح بها ويستبشر ويحزن جيرانه الذي لايهدى إليهم شيئ.
Dari saidina Anas ra berkata bahwa dia mendengar
rasulullah saw bersabda:tiada dari keluarga si mait yang bersodakah mereka
kepadanya sesudah matinya keculi akan menghadiahkan oleh malaikat jibril As berupa satu talam dari cahaya
kemudian berhenti disisi kuburnya dan berkata: wahai penghuni kubur yang dalam,
ini adalah hadiah yang dikirimkan oleh keluarga engkau maka terimalah ini ,
maka senanglah dia dan sedihlah jirannya yang tidak mendapatkan hadiah apa-apa.
Ayat
Al qur,an dan hadist- hadist diatas sangatlah cukup untuk menjadi dalil
pegangan kita untuk perisai dari serangan musuh yang tidak senang dan
sependapat dan selalu mencari –cari
kekurangan amalan-amalan yang sudah menjadi tradisi yang diwariskan oleh ulama-ulama
kita dahulu seperti acara yang diselanggarakan oleh ahli mait dari 3 hari
setelah meninggalnya sampai haulnya
Dalam
setiap acara itu pasti terkandung bacaan-bacaan seperti Al qur,an atau tahlilan
atau solawat kemudian diakhiri dengan
doa, untuk meminta ampunan atas mait yang sudah dialam kubur , dimana
kira-kira yang tidak baiknya dalam acara itu ? sedangkan kita disuruh oleh
Allah swt untuk mendoakan kebaikan sesama muslim yang masih
hidup atau yang sudah meninggal seperti firman Allah dalam Al qur,an:
:
والذين جاءو من بعدهم يقولون ربنا اغفرلنا ولإخواننا الذين سبقونا بالإيمان
ولا تجعل في قلوبنا غلا للذين أمنوا ربنا إنك رؤف الرحيم.
Artinya :Dan orang- orang dahulu yang datang
sesudahnya mereka berkata:wahai tuhan kami ampunilah dosa-dosa kami dan
orang-orang yang mendahului kami dengan keimanan dan jangan jadikan hati kami
rasa dengki terhadap orang- orang yang beriman wahai tuhan kami sesungguhnya
engkau maha menaruh kasih sayang.
Al
imam al hafiz syamsuddin al hambali mengatakan bahwa Al imam syekh izzuddin bin abdussalam pernah
berfatwa bahwa amalan orang yang masih hidup tidak akan sampai pahalanya kepada
orang yang sudah mati kemudian setelah
beliau meninggal dunia murid- muridnya banyak melihatnya dalam mimpi dan
bertanya: wahai tuan syekh bagaimana keeadaan mu sekarang setelah engkau berfatwa tentang tidak sampai
amalan orang yang hidup kepada yang sudah mati ? beliau menjawab: itu adalah
fatwaku waktu dalam dunia sekarang aku rujuk
kembali pendapatku itu setelah aku mendapat karunia
daari Allah swt dan pahala orang yang hidup itu memang sampai kepadaku.
Al imam Ahmad bin hambal berkata:
Apabila kamu masuk jiarah kubur maka
bacalah surah fatihah dan al falak dan annas dan al ikhlas dan jadikan
pahalanya kepada ahli kubur kerena itu pasti sampai pahalanya.
وقد ذكر عن
جماعة من السلف أنهم أوصوا أن يقرأ عند قبورهم وقت الدفن وقال الشيخ عبد الحق يروى
أن عبد الله بن عمر أمر أن يقرأ عند قبره سورة البقرة
Dan sungguh
disebutkan dari jamaah ulama salafu
ssoleh bahwa mereka mewasiatkan untuk dibacakan surah Al baqarah disisi kubur
mereka ketika dimakamkan.
Dan berkata
syekh Abdul haq :diriwayatkan bahwa
saidina Abdullah bin Umar menyuruh untuk
dibacakan surah Al baqarah disisi
kuburnya.
Didalam kitab Daqa ikul akhbar
disebutkan bahwa saidina Abi Qilabah ra pernah bermimpi seakan-akan kuburan terbongkar dan mayat–mayatnya keluar
dan duduk disisi kubur masing- masing, beliau melihat bahwa dihadapan mayit-mayit itu ada talam yang berisi nur
(cahaya) dan terlihat ada seorang laki-laki yang tidak ada nur dihadapannya,
dan beliau dekati orang itu sambil bertanya: kenapa aku tidak melihat ada nur
dihadapanmu seperti jiranmu? Maka laki- laki itu menjawab: mereka itu ada anak
yang soleh dan keluarga atau kawan yang
mengirimkan hadiah sodakah kepada mereka
sedangkan aku juga ada mempunyai seorang anak tapi dia tidak mendoakan aku dan tidak bersodakah untuk aku oleh karena
itu tidak ada nur dihadapanku dan aku malu dengan jiranku.
Manakala
beliau terbangun dari tidurnya langsung beliau cari anak yang tidak mendoakan
orang tua tadi dan beliau sampaikan apa yang beliau lihat didalam mimpinya ,
maka anak itu menangis dan menyesal atas perbuatannya serta banyak berbuat taat kepada Allah swt
dan banyak bersodakah untuk orang tuanya. kemudian setelah beberapa masa saidina abu qilabah bermimpi lagi seperti
semula dan beliau melihat semua mait itu
ada nur tetapi yang paling terang
diantara mereka adalah nurnya laki-laki
tadi dan dia berterima kasih kepada abi qilabah.
Didalam kitab Arroh disebutkan bahwa oraang yang meninggal itu mengetahui
dan melihat semua perbuatan keluarganya yang masih hidup maka apabila mereka
melihat yang amal baik dari keluarganya mereka sangat senang dan gembira tetapi
kalau melihat yang sebaliknnya mereka sedih dan berdoa’: ya Allah kembalikan
perbuatannya kepadanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar