web widgets

HOME

Jumat, 10 Oktober 2014

Hutbah Hari Raya Idul Fitri


 I
MESJIDBUT

KHUTBAH HARI RAYA IDUL FITRI 
TEMA
PUASA
SEBAGAI PENGENDALI NAFSU
 
 بسم الله الرحمن الرحيم
الله اكبر الله   اكبر الله  اكبر 
الله اكبر الله   اكبر الله  اكبر
الله اكبر الله   اكبر الله  اكبر 
الله اكبر كبيرا والحمد الله كثيرا وسبحان الله بكرة واصيلا لااله الاالله ولانعبد الا إياه مخلصين له الدين ولوكره الكافرون  لااله الاالله وحده وصدق وعده ونصر عبده واعزجنده وهزم الاعزاب وحدهله والله اكبر الله اكبر ولله الحمد
الحمد لله المنعم على من اطاعه واتبع رضاه
المنتقم على من خالفه وعصاه
الذى يعلم مااظهره العبد ومااخفاء
المتكلف بإرزاق عباده فلايترك احدا منهم ولاينساه
احمده سبحانه وتعالى على مااعطاه
اشهد ان لااله الاالله وحدلاشريك له شهادة عبده لم يخش الالله
واشهد ان سيدنا ونبينا ومولانا محمدا عبده ورسوله .الذى اختاره الله واصطفاه
اللهم صلى وسلم وبارك علىسيدنا ونبينا ومولانا محمد وعلى اله وصحبه ومن والاه
اما بعد: فياايها الناس اتقوالله حق تقواه
واعلموا ان يومكم هذا يوم عظيم وعيد كريم
احل الله لكم فيه الطعام وحرم عليكم فيه الصيام فهو يوم تسبح ويوم تهليل ويوم تعظيم ويوم تمجيد.
فسبحواربكم وعظموه وتوبوا الى الله واستغفروه
الله اكبر الله    اكبر الله   اكبر   ولله والحمد
جماعة عيد الفطر رحمكم الله
       Baru Saja kita usai menjalankan rangkayan ibadah puasa ramadhan sebulan penuh. Betapa bahagia orang yang beriman karena tugas dan kewajiban agama telah dapat dilaksanakan dengan baik sesuai syari’ah.
       Semalam suntuk di sentero dunia, kaum muslimin baik yang tua maupun yang muda, orang dewasa juga anak –anak pria serta wanita, semua mengucapkan tasbih subhanalllah/ tahmid Alhamdulillah dan takbir Alallahu Akbar dengan tujuan mengagunggkan asma Alllah, sebagai luapan rasa suka cita dan gembira guna menyambut datangnya hari kemenangan .
          Kaum muslimin Jama’ah idul Fitri Rahimakumullah
        Mengapa hari Raya Idul Fitri disebut dengan hari kemenangan ? Jawabnya adalah karena setiap orang muslim yang telah menjalankan ibadah puasa dengan baik dan benar selama sebulan, Maka pada hakekatnya dia telah memenangi pertempuran melawan hawa nafsu.
        Baginda Rasulullah Muhammah SAW. Usai perang Badar dalam sebuah hadits mengingatkan para sahabat : Beliau berkata :
رجعنا من جهاد الاصغار الى جهاد الاكبر قالوا وما جهاد الاكبر يارسول الله قال جهاد النفس
Artinya : Kita Baru Kembali dari jihad kecil menuju jihad yang besar. Para sahabat bertanya
             Apa jihad besar itu  Ya Rasulullah ?
              Nabi menjawab : Jihad yang besar ialah melawan hawa nafsu .
جماعة عيد الفطر رحمكم الله
       Hawa nafsu inilah yang senantiasa merusak hubungan antara makhluk dengan khaliknya dan hubungan antara mahkluk dengan makhluk lainya.
ü Lantara hawa nafsu, dunia selalu ribut dan kacau.
ü Karena hawa nafsu, perang bergolak dimana – mana
ü Karena hawa nafsu, kawan menjadi lawan
ü Karena hawa nafsu, ketaatan anak terhadap orang tua mulai memudar
ü lantaran hawa nafsu, hubungan suami istri tak lagi di banggakan.
ü Karena hawa nafsu persatuan umat islam sulit di wujudkan
      Seorang ulama hadits terkenal Al Hafizh Ibnu Hajar Al- Asqalani berkata :
طوبى لمن كان عقله اميرا وهواه اسيرا ووئل لمن كان هواه اميرا وعقله اسيرا
Artinya : Berbahagialah bagi orang yang akalnya sebagai penguasa dan hawa nafsunya bagaikan tawanan, dan celakalah bagi orang yang hawa nafsunya sebagai penguasa dan akalnya sebagai tawanan.
جماعة عيد الفطر رحمكم الله
       Oleh karena itu kita wajib mengendalikan serta menjinakkan hawa nafsu, dan puasa sebulan Ramadhan yang baru saja kita lakukan bersama – sama antara lain tujuannya adalah berfungsi untuk mengendalikan dan menjinakkan hawa nafsu.
       Fungsi lain dari ibadah puasa yang dijalankan dengan baik dan sempurna khususnya bagi mereka yang tergolong kaya atau mampu dari segi materi adalah timbul kesadaran yang mendalam bahwa betapa perih kehidupan yang dialami oleh saudara-saudara seagama dan sebangsa yang hidup dalam kekurangan dan kemiskinan dan sehubungan dengan itu, Allah SWT memerintahkan kepada orang – orang yang mempunyai berkelebihan ( kaya )untuk menyisihkan sebahagian dari kekayaanya baik dalam bentuk zakat, sedekah, infaq dan lain sebagainya, untuk diberikan kepada mereka yang dalam kekurangan.
Allah SWT berfirman dalam surah At- Taubah ayat 103 :
Artinya : Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan
              dan mensucikan mereka.
Dalam sebuah hadits nabi Besar Muhammad SAW. Bersabda.
ان الله فرض على اغنياء للسلين فى اموالهم بقدر الذى يسع فقرا ئهم وإن يجهد الفقراء اذا جاعوا وعروا الابما يصنع اغنياؤهم
          Sesunguhnya  Allah telah mewajibkan orang – orang islam yang kaya untuk mengualarkan dari harta – harta mereka satu bagian yang dapat melepaskan kehidupan kaum fakir mereka. Tidaklah orang – orang miskin itu. akan menderita kelaparan dan telanjang, melainakan disebabkan oleh perbuatan orang – orang yang kaya.
       Petikan ayat dan hadits diatas kiranya menyadarkan kita bahwa masalah kemiskinan yang melahirkan kesenjangan  dan kerawanan sosial, perlu mendapat perhatian serius serta penanganan optimal.
        Memang tidak bisa difungkiri bahwa dari masa kemasa umat manusia senantiasa dihadapkan kepada kenyataan adanya golongan yang mampu dan kaya, disamping kelompok yang belum beruntung dan papa.
        Fenomena seperti itu tidak hanya ditemui dinegara yang tergolong miskin maupun negara yang sedang berkembang, akan tetapi dapat juga di jumpai di negara-negara maju dan kaya sekalipun.
         Menurut informasi terakhir oarang miskin di negeri tercinta ini ternyata masih cukup signifikan jumlahnya. Potret pembagian zakat di beberapa wilayah nusantara yang nyaris memakan korban jiwa, serta semakin maraknya peminta – minta dijalan- jalan adalah bukti kongrit tentang perihal tersebut diatas.
الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله والحمد
جماعة عيد الفطر رحمكم الله
         Agama islam sebagai agama rahmattan lil’alamin memiliki prinsip yang mendasari serta konsep yang kokoh untuk menanggulangi ketimpangan berupa kemiskinan dan kekalutan sosial yang muncul ditengah-tengah kehidupan masyarakat salah satu diantaranya ialah dengan pemberdayaan zakat.
         Sebagaimana telah kita maklumi bahwa zakat disamping sebaga ibadah, maka dari segi ekonomi berperan penting dalam hubungan dengan pembagian pendapatan masyarakat yang mengarah kepada keadilan sosial.
        Apabila sistem zakat dapat dikelola dengan baik dan tepat sasaran, niscaya akan dapat mengurangi dan bahkan menghapus kesenjangan dan kemiskinan dikalangan masyarakat.
       Sebagai bahan renungan , untuk penanganan zakat fitra sekarang saja, dengan jumlah umat islam di prideksi sekitar 200 juta jiwa dengan nilai  perjiwa rata-rata Rp. 25000, maka akan terkumpul aset ummat dalam sekejap sebesar 5 terliyun rupiah.
          Sungguh jumlah yang sangat fantastis untuk menanggulangi kemiskinan dan persolan – persoalan ummat lainya seperti persoalan pendidikan, kesehatan dan  persoalan penyediaan lapangan kerja.
          Pertanyaan yang timbul adalah, maukah ummat yang jumlahnya mayoritas  di negeri ini memanfaatkan serta mengoftimalkan kekuatan yang amat dahsyat tersebut.  Untuk meraih kehidupan yang mulia dan bermartabat. Kalau jawabanya mau, maka mulai sekarang mari kita bertekad untuk melaksanakan zakat baik yang wajib maupun yang sunah , sekaligus membenahi dengan sunggu- sungguh, profesional dan akuntabel terhadap lembaga- lembaga zakat baik yang formal maupun yang non formal.
الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله والحمد
جماعة عيد الفطر رحمكم الله
       Akhirnya dihari yang fitri ini, mari kita perkuat silaturrahmi  dan persaudaraan antara kita . kita sirnakan sifat dan sikap tercela berupa, benci, dengki, iri hati dan sebagainya yang hanya merusak kebersamaan kita. Hendaklah filosufi duduk sama rendah berdiri sama tinggi, mewarnai kehidupan kita apapun status sosial kita.
         Marilah kita bermunajat kepada Allah SWT.
Ya Allah bagimu segala puji sesuai kebesaran zat Mu  dan kemegahan kerajaan Mu. Pada hari yang mulia dan penuh berkah ini, jadikanlah kami orang - orang yang berbahagia dan beruntung. Karuniakanlah kami imam yang mantaf, hati yang khusyu, keyakinan yang benar ilmu yang bermanfaat dan amal shaleh yang menyelamatkan.
        Ya Allah, terimalah shalat kami, puasa kami, ibadah dan pengabdian kami. Masukkanlah kami dalam golongan orang – orang berbuat baik dan bersama orang- orang yang engkau beri  ni’mat  yaitu, para Nabi dan Rasul Mu, para shidikin, para syuhada, dan para sholihin.
        Ya Allah, ampuni dosa-dosa kami, dosa kedua orang tua kami dan dosa pada pemimpin kami, bimbinglah kami menuju jalan ridho Mu, amin ya Rabbal Alami.
جعلنا الله واياكم من العائدين الامنين
وادخلنا واياكم في زمرة الموحدين
اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
من عمل صالحا فلنفسه  ومن اساء فعليها
وما ربك بظلام للعبيد
وقل رب اغفرل ورحم وانت خير الراحمين

Tidak ada komentar:

Posting Komentar